DIKLATSAR XXVII

KSR-PMI Unit UIN Malang telah dilaksanakan Diklat Forum dan Diklat Lapangan selama 3 minggu berturut-turut setiap hari sabtu minggu. Diklat kali ini mengambil tema “Menyatukan Perbedaan dalam Membentuk Jiwa Relawan yang Berlandaskan Kepalangmerahan”.

Diklat forum minggu pertama dilaksanakan pada tanggal 27 dan 28 Oktober 2018 bertempat di Ruang Sidang lantai 1 Gedung H.M. Soeharto. Kemudian dilanjutkan dengan Diklat forum minggu kedua yang dilaksanakan pada tanggal 3 dan 4 November 2018. Selama Diklat forum tersebut, peserta mendapat mater-materi yang berkaitan dengan kepalangmerahan, mulai dari materi gerakan kepalangmerahan, Pertolongan Pertama (PP), hingga materi Pasang Bongkar Tenda (PBT). Selama Diklat Forum tersebut, peserta tidak hanya mendengarkan pemateri menyampaikan materi tetapi juga diajarkan praktik yang berkaitan dengan materi yang diajarkan.

Diklat dilanjutkan kembali pada minggu ketiga dilaksanakan pada tanggal 10-11 November 2018. Seperti tahun lalu, Diklat lapangan kali ini mengambil tempat di Bumi Perkemahan Ledok Amprong, Poncokusumo, Malang.  Jumlah peserta yang mengikuti Diklat lapangan kali ini berjumlah 35 orang. Peserta melaksanakan Diklat lapangan dimulai pada hari sabtu pagi. Selama di lapangan, peserta melaksanakan beberapa praktik penerapan materi yang telah diajarkan di forum seperti praktik Management Disaster.

Diklat kali ini berbeda dengan Diklat tahun-tahun sebelumnya. Jika di tahun-tahun sebelumnya Diklat lapangan dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut, maka tahun ini hanya mendapat izin untuk 2 hari saja. Namun meskipun dalam waktu yang singkat tersebut, diharapkan para peserta mampu menyerap materi dengan semaksimal mungkin.

Ujian PMI

UJIAN PMI

Pada tanggal 28-29 April 2018, diadakan ujian PMI bagi anggota KSR-PMI Unit UIN Malang. Pada ujian tahun ini, KSR-PMI Unit UIN Malang tidak sendiri melainkan bergabung dengan beberapa Perguruan Tinggi yang ada di Malang. Namun sebelum melaksanakan ujian PMI ini, peserta diharuskan untuk mengikuti sejumlah latihan pra-ujian PMI. Latihan ini biasa dilaksanakan di setiap hari sabtu dan minggu setiap minggunya. Latihan diisi dengan pembahasan materi dan praktik.

Tidak hanya latihan sendiri, beberapa kali juga dilakukan latihan bersama KSR-PMI dari Perguruan Tinggi lain yang akan akan melaksanakan ujian PMI bersama. Latihan bersama pertama dilaksanakan pada tanggal 8 April 2018 dan bertempat di Universitas Gajayana Malang. Pada latihan bersama ini diikuti oleh anggota KSR-PMI dari UIN Malang, AKFAR-AKAFARMA, ITN, UNIGA, dan Universitas Widyagama.

Latihan bersama kedua dilaksanakan pada tanggal 22 April 2018 yang bertempat di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Peserta yang berpartisipasi dalam latihan bersama ini juga berasal dari perguruan tinggi lain seperti saat latihan bersama yang pertama. Sebelum dilaksanakan latihan bersama ini, pada tanggal 21 April 2018 dilaksanakan pula simulasi ujian PMI yang terdiri dari tes tulis, BHD-RJP, dan praktik Keslap.

Tibalah pada tanggal 28 April 2018 dimana hari tersebut dilaksanakan ujian PMI tahap pertama. Pada tahap pertama ini peserta diharuskan untuk mengikuti ujian tulis, ujian praktik BHD-RJP, dan ujian praktik pembalutan luka. Ujian berlangsung lancar dan berakhir pada pukul 14.00 WIB.

Dilanjutkan pada hari selanjutnya yaitu pada hari Minggu tanggal 29 April 2018. Pada hari itu dilaksanakan ujian Keslap yang harus diikuti oleh seluruh peserta ujian PMI tahun 2018. Pada ujian ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 12.00 WIB. Setelah ujian berakhir, dilaksanakan evaluasi bersama dengan para juri terkait dengan apa yang sudah dilakukan pada saat ujian Keslap.

Dengan serangkaian latihan dan proses ujian yang telah dilakukan, diharapkan seluruh peserta dapat lulus ujian PMI. Hasil tidak akan menghianati proses jika dibarengi dengan doa. Semoga mendapat hasil yang terbaik.

NIA DAN SCRAFT XXVI

PENGAMBILAN NIA DAN SCRAFT XXVI

Pengambilan NIA dan Scraft merupakan serangkaian proses yang harus dilalui oleh seluruh anggota muda kSR-PMI Unit UIN Malang sebelum menjadi seorang Anggota Biasa (AB). Namun sebelum mengikuti pengambilan NIA dan Scraft, para anggota muda diharuskan untuk mengisi kartu kendali terlebih dahulu sebagai syarat pengambilan NIA dan Scraft. Kartu kendali ini berisi tentang beberapa proker pengurus yang harus diikuti oleh para anggota muda.

Kegiatan pengambilan NIA dan Scraft XXVI dilaksanakan pada tanggal 13-15 April 2018. Adapun tema dari NIA dan Scraft XXVI kali ini adalah “Satukan Niat dan Tekad Menjadi Pemimpin yang Bermartabat Untuk Mensinergikan Organisasimu”. Pada pengambilan NIA dan Scraft XXVI kali ini diikuti oleh 34 orang peserta. Kegiatan ini terbagi menjadi dua jenis yaitu kegiatan di dalam forum dan kegiatan di lapangan.

Kegiatan forum dilaksanakan pada tanggal 13 April 2018 dan bertempat di Gedung C UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Pada kegiatan forum ini diisi dengan materi-materi yang bertujuan untuk memantapkan kekompakkan dan rasa kekeluargaan kepada sesama anggota KSR-PMI Unit UIN Malang. Adapun materi yang disampaikan diantaranya adalah materi birokrasi kampus, kepemimpinan, dan analisis diri. Materi birokrasi kampus disampaikan oleh Bapak Azis selaku Kepala Bagian Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Tujuan dari penyampaian materi ini adalah diharapkan para peserta dapat mengetahui alur birokrasi dan administrasi yang ada di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Materi kedua yang disampaikan adalah materi Kepemimpinan yang disampaikan oleh Tim Mega Putih. Materi ini disampaikan dengan tujuan untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan kepada para peserta. Dan materi terakhir yang disampaikan pada saat itu adalah materi Analisis Diri yang disampaikan oleh saudari Septi. Materi ini disampaikan dengan tujuan agar para peserta dapat menganalisis diri mereka masing-masing sehingga dapat mengetahui bakat, minat, dan potensi dari setiap individu.

Tidak hanya materi yang disampaikan, pada kegiatan forum ini juga dilaksanakan ujian AD-ART. Ujian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta tentang AD-ART organisasi. Sebelum ujian ini dilaksanakan, terlebih dahulu dilakukan sosialisasi AD, ART, PO dan GBPK. Ujian pada saat itu dilaksanakan secara lisan dengan penguji. Adapun penguji yang ada pada saat itu adalah para Dewan Penasehat dan Pengurus Inti.

Rangkaian proses pengambilan NIA dan Scraft XXVI dilanjutkan pada keesokan harinya yaitu pada tanggal 14-15 April 2018. Kegiatan lapangan tersebut dilaksanakan di Bumi Perkemahan Ledok Ombo, Poncokusumo, Malang. Pada kegiatan lapangan tersebut diisi pula dengan materi tentang KSR-PMI Unit UIN Malang. Dalam materi tersebut, peserta diajak untuk mencoba merasakan menjadi pengurus. Peserta juga diminta membuat inovasi program kerja untuk kepengurusan yang akan datang. Setelah pemberian materi, dilanjutkan dengan kegiatan pentas seni yang bertujuan untuk menampilkan bakat para peserta diluar bidang kepalangmerahan. Dalam pentas seni ini, peserta menampilkan drama, puisi, menyanyi dan masih banyak lagi. Setelah pentas seni berakhir, dimulailah proses pencarian NIA.

Setelah semua mendapatkan NIA, dilanjutkan dengan proses pembaiatan dan pemasangan scraft kepada peserta. Dengan adanya pembaiatan tersebut, maka resmi sudah anggota muda KSR-PMI Unit UIN Malang Angkatan XXVI menjadi Anggota Biasa. Dengan demikian, diharapkan semua peserta dan anggota KSR-PMI Unit UIN Malang dapat mengambil seluruh pelajaran dan manfaat dari seluruh rangkaian prosesi pengambilan NIA dan Scraft XXVI.

 

 

(cpl/ltbg/18)