Peringatan Maulid Nabi

PERINGATAN MAULID NABI SAW

Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.

Pada peringatan Maulid Nabi kali ini, KSR-PMI Unit UIN Malang memperingatinya dengan menggelar Sholawatan bersama. Kegiatan sholawatan dilaksanakan di balkon Gedung B lantai 1 dan diikuti oleh anggota KSR-PMI Unit UIN Malang. Setelah pembacaan sholawat bersama selesai dilaksanakan, dilanjutkan dengan persiapan acara selanjutnya yaitu tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Tamim Mullah.

Tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Tamim Mullah ini juga dilaksanakan di balkon Gedung B lantai 1 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Tausiyah disampaikan pada pukul 19.00-20.30 WIB, dan dihadiri oleh sebagian besar anggota KSR-PMI Unit UIN Malang. Walaupun tausiyah disampaikan dalam waktu yang lumayan singkat, namun banyak ilmu yang dapat diperoleh dari tausiyah yang telah disampaikan. Subhanallah ~. Dengan peringatan ini, diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan anggota KSR-PMI Unit UIN Malang menjadi lebih dari sebelumnya. Tidak hanya itu, diharapkan anggota KSR-PMI Unit UIN Malang semakin cinta dengan Nabi Muhammad SAW dan mampu meneladani sikap-sikap yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

LATIHAN BERSAMA

LATIHAN BERSAMA MAPALA

Pada tanggal 8 September 2018, Bidang Kependidikan dan Ketenagaan (Dikten) mengadakan Latihan Bersama UKM Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Tursina UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Materi latihan bersama kali itu adalah tentang repling. Materi ini diberikan untuk memberikan pengetahuan dasar kepada anggota KSR-PMI Unit UIN Malang tentang bagaimana naik turun halang rintang dengan menggunakan tali. Pengetahuan ini diberikan sebagai pengetahuan dasar untuk digunakan saat evakuasi pada medan vertikal.

Latihan dimulai pada pukul 07.30 WIB dan dibuka dengan pemanasan bersama di depan Gedung Jenderal Besar H.M Soeharto UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Setelah pemanasan bersama, dilanjutkan dengan berlari mengelilingi lapangan sebanyak dua kali. Selanjutnya dilanjutkan dengan senam bersama sembari menunggu pelatih dari tim Mapala datang. Latihan Repling ini dimulai pada pukul 09.00 WIB yang dimulai dengan diberikan beberapa penjelasan mengenai peralatan dan aturan-aturan yang harus diikuti oleh  seluruh peserta.

Setelah penjelasan selesai diberikan, satu per satu anggota KSR-PMI Unit UIN Malang diberi kesempatan untuk mencoba mempraktikkannya. Kendala yang banyak dihadapi oleh anggota KSR-PMI Unit UIN Malang saat latihan ini adalah kesulitan untuk kembali turun. Banyak dari anggota yang salah memasang tali atau lupa membawa kembali turun peralatan yang telah digunakan. Namun, dengan penuh kesabaran tim dari Mapala membantu satu per satu anggota KSR-PMI Unit UIN Malang yang ingin belajar mengenai Repling.

Acara berakhir pada pukul 14.00 WIB dan ditutup dengan evaluasi bersama dan makan bersama. Dengan diadakannya latihan ini, diharapkan para anggota KSR-PMI Unit UIN Malang memiliki pengetahuan dasar tentang naik turun tebing dengan menggunakan tali. Selain itu juga untuk melatih keberanian dari para anggota KSR-PMI Unit UIN Malang itu sendiri.

DIKLATSAR XXVII

KSR-PMI Unit UIN Malang telah dilaksanakan Diklat Forum dan Diklat Lapangan selama 3 minggu berturut-turut setiap hari sabtu minggu. Diklat kali ini mengambil tema “Menyatukan Perbedaan dalam Membentuk Jiwa Relawan yang Berlandaskan Kepalangmerahan”.

Diklat forum minggu pertama dilaksanakan pada tanggal 27 dan 28 Oktober 2018 bertempat di Ruang Sidang lantai 1 Gedung H.M. Soeharto. Kemudian dilanjutkan dengan Diklat forum minggu kedua yang dilaksanakan pada tanggal 3 dan 4 November 2018. Selama Diklat forum tersebut, peserta mendapat mater-materi yang berkaitan dengan kepalangmerahan, mulai dari materi gerakan kepalangmerahan, Pertolongan Pertama (PP), hingga materi Pasang Bongkar Tenda (PBT). Selama Diklat Forum tersebut, peserta tidak hanya mendengarkan pemateri menyampaikan materi tetapi juga diajarkan praktik yang berkaitan dengan materi yang diajarkan.

Diklat dilanjutkan kembali pada minggu ketiga dilaksanakan pada tanggal 10-11 November 2018. Seperti tahun lalu, Diklat lapangan kali ini mengambil tempat di Bumi Perkemahan Ledok Amprong, Poncokusumo, Malang.  Jumlah peserta yang mengikuti Diklat lapangan kali ini berjumlah 35 orang. Peserta melaksanakan Diklat lapangan dimulai pada hari sabtu pagi. Selama di lapangan, peserta melaksanakan beberapa praktik penerapan materi yang telah diajarkan di forum seperti praktik Management Disaster.

Diklat kali ini berbeda dengan Diklat tahun-tahun sebelumnya. Jika di tahun-tahun sebelumnya Diklat lapangan dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut, maka tahun ini hanya mendapat izin untuk 2 hari saja. Namun meskipun dalam waktu yang singkat tersebut, diharapkan para peserta mampu menyerap materi dengan semaksimal mungkin.