Sambut Maba 2018

Memasuki bulan Agustus berarti tahun ajaran baru akan segera dimulai. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada awal tahun ajaran baru semua Mahasiswa Baru (Maba) diwajibkan untuk tinggal di Ma’had selama satu tahun. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan agama secara lebih mendalam kepada para mahasiswa baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Seperti tahun-tahun sebelumnya pula, mahasiswa baru akan melewati rangkaian acara pengenalan lingkungan kampus sebelum mulai masuk kuliah. Rangkaian acara pengenalan kampus ini dimulai dari Ta’aruf Ma’had, Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas, PBAK Fakultas, dan Orientasi Jurusan. Pada tahun acara Ta’aruf Ma’had dilaksanakan pada tanggal 11-12 Agustus 2018, PBAK Universitas dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2018, PBAK Fakultas dilaksanakan pada tanggal 14-16 Agustus 2018, dan untuk Orientasi Jurusan belum dilaksanakan dan akan diatur oleh masing-masing Jurusan.

Semua pihak terlibat dalam mensukseskan rangkaian acara pengenalan kampus, mulai dari mahasiswa, dosen, staff, hingga karyawan. Tak terkecuali, dari UKM KSR-PMI Unit UIN Malang. Anggota KSR-PMI Unit UIN Malang setiap tahun selalu bertugas sebagai tim kesehatan. Namun, ada yang berbeda di tahun ini. Jika di tahun-tahun sebelumnya seluruh anggota tim kesehatan berasal dari anggota KSR-PMI Unit UIN Malang dan dibantu beberapa dokter, maka pada tahun ini anggota tim kesehatan berasal dari berbagai kalangan tidak hanya dari KSR-PMI Unit UIN Malang saja. Disini, tim kesehatan bertugas untuk memberi pertolongan pertama kepada para Maba yang sakit saat mengikuti PBAK Universitas dan PBAK Fakultas.

Dari pelaksanaan PBAK Universitas dan PBAK Fakultas yang telah dilaksanakan selama 4 hari tersebut, tidak ditemukan kasus penyakit yang membahayakan. Umumnya, para Maba mengeluhkan pusing dan darah rendah karena merasa kelelahan mengikuti banyaknya rangkaian acara. Rangkaian acara ini ditutup dengan upacara memperingati HUT Kemerdakaan RI yang ke-73. Pada upacara kali ini, tim kesehatan juga dilibatkan untuk menjaga barisan paling belakang mahasiswa untuk mengantisipasi jika ada yang pingsan saat upacara berlangsung. Dengan semua yang telah dilakukan, mereka lah tim kasih sayang yang sesungguhnya.