Uncategorized

KERACUNAN AIR, APA BISA???

KERACUNAN AIR, APA BISA???

Tubuh manusia terdiri dari 70 persen air. Minum air dalam jumlah yang cukup bisa dapat membantu mengatur suhu tubuh, mencegah sembelit membuang racun dari dalam tubuh.
Minum air terlalu banyak dapat mengakibatkan Intoksikasi Air atau bisa disebut juga dengan keracunan air. Kondisi dimana ketika jumlah air dalam tubuh berlebih sehingga menimbulkan ketidakseimbangan elektrolit yang berujung pada terjadinya hiponatremia (penurunan drastis konsentrasi natrium serum darah).
Siapa saja yang dapat mengalami intoksikasi air?
Pasien schrizopenia.
Schrizopenia adalah gangguan mental yang terjadi dalam jangka panjang. Gangguan ini menyebabkan penderitanya mengalami halusinasi, delusi atau waham, kekacauan berpikir, dan perubahan perilaku. Gejala tersebut merupakan gejala dari psikosis, yaitu kondisi di mana penderitanya kesulitan membedakan kenyataan dengan pikirannya sendiri.
Bayi < 6 bulan
Bayi yang berusia kurang dari 6 bulan dapat mengalami intoksikasi air dikarenakan diberi susu formula telalu encer atau air putih terlau banyak dalam waktu singkat.
Atlet endurance(daya tahan)
Atlet endurance dapat mengalami intoksikasi air dikarenakan minum air terlalu banyak dalam waktu singkat.
Bahaya apa saja yang ditimbulkan dari intoksikasi air?
Terganggunya fungsi ginjal dan gangguan fisik seperti syok, kejang, koma, bahkan kematian.
Apa saja gejalanya intoksikasi air?
Ketika keracunan air menyebabkan sel-sel otak membengkak, menekan permukaan bagian dalam tengkorak sehingga menyebabkan sakit kepala, mual dan muntah. Gejala lain meliputi tekanan darah tinggi, diplopi (penglihatan ganda), gemetar, kelemahan pada otot, dan sulit bernafas.
Bagaimana Cara Mencegahnya?
Sampai sekarang kasus keracunan air memang tergolong kasus langka, namun tidak ada salahnya bagi kita mengetahui cara pencegahannya.
Pada bayi, cukup diberi ASI atau susu formula tanpa tambahan minuman atau makanan lain. Pada atlet bisa dengan minum air putih atau minuman isotonik secukupnya dan dalam waktu yang bertahap. Pada orang biasa, cara pencegahannya cukup dengan minum 8-10 gelas per hari sesuai dengan Pedoman Gizi Seimbang.

Oleh: Ayu Adhita Damayanti

10 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *